Nias Selatan//Peristiwa.news.com — Sifaoita Bu’ulolo, ST akhirnya angkat bicara terkait isu dugaan skandal pungutan liar (pungli) dalam proses perekrutan Pendamping Desa di Kabupaten Nias Selatan yang viral di media sosial.
Isu tersebut mencuat setelah akun Facebook bernama Fao Fao Bu’ulolo mengunggah tudingan adanya pungli hingga mencapai Rp. 2 miliar. Dalam unggahannya, akun tersebut juga mengklaim terdapat 176 orang korban yang hingga kini menunggu kepastian.
Postingan yang dipublikasikan pada Kamis (02/04/2026) itu dengan cepat menyebar ke berbagai grup Facebook, memicu kehebohan sekaligus beragam spekulasi di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Sifaoita menyatakan keberatan keras atas tudingan yang dinilainya tidak berdasar dan telah mencemarkan nama baiknya. Klarifikasi disampaikannya kepada awak media pada Jumat (03/04/2026) pagi.

Ia menegaskan bahwa seluruh informasi yang beredar tidak benar, serta menyayangkan pihak yang menyebarkan tuduhan tanpa melakukan konfirmasi langsung kepadanya.
“Jika benar saya melakukan pungli, mengapa tidak datang langsung ke rumah saya atau menghubungi saya untuk menanyakan kebenarannya?” ujar Sifaoita.
Lebih lanjut, ia membantah seluruh isi unggahan tersebut dan menantang pemilik akun Fao Fao Bu’ulolo untuk menyampaikan klarifikasi secara terbuka di hadapan publik, baik melalui media sosial maupun dalam bentuk pernyataan video.
Sifaoita juga akan menempuh jalur hukum dan melaporkan akun tersebut agar pengendali akun tersebut dapat ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang telah menggiring opini buruk dan merusak reputasinya.
– Redaksi.


















